Monday, 19 August 2013

Cinta Dan Perkahwinan





Assalamualaikum semua,,

dah seminggu lebih shamilin tak update blog..coz shamilin busy.so sekarang ade mase
yang terluang ni shamilin nak kongsi kan satu cerita dengan korang semua...tajuk dia
best sangat mesti korang tak sabar nak baca..huhuuhu..iaitu CINTA DAN
PERKAHWINAN..kepada sesiapa yang sedang mencari cinta sejati sesuai sangat
dengan tajuk untuk korang..hihiihi..semoga menjadi pedoman untuk kita semua.

Satu hari, Plato bertanya pada gurunya, "Apa itu cinta? Bagaimana saya boleh menemukannya?


Gurunya menjawab,"Ada ladang gandum yang luas di depan sana. Berjalanlah kamu dan tanpa boleh mundur kembali, kemudian ambillah satu saja ranting. Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling menakjubkan, ertinya kamu telah menemukan cinta" Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan tangan kosong, tanpa membawa apapun.


Gurunya bertanya, "Mengapa kamu tidak membawa satupun ranting?"
Plato menjawab, "Aku hanya boleh membawa satu saja, dan masa berjalan tidak boleh mundur kembali (berbalik). Sebenarnya aku telah menemukan yang paling menakjubkan, tapi aku tak tahu apakah ada yang lebih menakjubkan lagi di depan sana, jadi tak ku ambil ranting tersebut. Ketika ku melanjutkan berjalan lebih jauh lagi, baru kusedari bahawasanya ranting-ranting yang ku temukan kemudian tak sebaik dan secantik ranting yang tadi, jadi tak ku ambil sebatang pun pada akhirnya"
 
Gurunya kemudian menjawab "Jadi itulah yang dikatakan cinta"
Pada hari yang lain, Plato bertanya lagi pada gurunya, "Apa itu perkahwinan? Bagaimana saya boleh menemukannya?"

Gurunya pun menjawab "Ada hutan yang subur di depan sana. Berjalanlah tanpa boleh mundur kembali (menoleh) dan kamu hanya boleh menebang satu pohon saja. Dan tebanglah jika kamu menemukan pohon yang paling tinggi, kerana ertinya kamu telah menemukan apa itu perkawinan"

Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan membawa pohon. Pohon tersebut bukanlah pohon yang segar/subur, dan tidak juga terlalu tinggi. Pohon itu biasa-sederhana saja, tidak terlalu lurus batangnya. Gurunya bertanya, "Mengapa kamu memotong pohon yang seperti itu?"

Plato pun menjawab, "Sebab berdasarkan pengalamanku sebelumnya, setelah menjelajah hampir setengah hutan, ternyata aku kembali dengan tangan kosong. Jadi dikesempatan ini, aku lihat pohon ini, dan ku rasa tidaklah buruk sangat, jadi ku putuskan untuk menebangnya dan membawanya ke sini. Aku tidak mau menghilangkan kesempatan untuk mendapatkannya" Gurunya pun kemudian menjawab, "Dan itulah yang dikatakan perkahwinan"

Oleh itu carilah cinta dan dapatkan perkahwinan. Kerana kita tidak mungkin memperoleh sebenar seperti yang kita impikan. Hidup ini hanya kesempatan yang sedikit dan sementara. Tidak mungkin akan terpenuhi segala yang kita mahu. Terimalah seadanya apa yang Allah dah tentukan untuk kita..




Wednesday, 7 August 2013

Doa Dilembaran Baru Usiaku




Assalamualaikum semua...

Segala puji bagi Allah Tuhan Seru Sekelian Alam, Selawat dan Salam Untuk Nabi Muhammad saw, Ahli Keluarganya dan Sahabat-sahabatnya.Terima kasih ya Allah untuk usia yang telah Engkau berikan. Terima kasih juga untuk setiap rezeki yang Engkau kurniakan. Terima kasih juga untuk setiap cobaan yang Engkau turunan. Terima kasih untuk bakat dan ilham yang Engkau anugerahkan. Terima kasih kerana keluarga bahagia yang Engkau amanahkan. Sesungguhnya terlalu banyak yang telah Engkau berikan kepadaku…. Tetapi terlalu sedikit pengabdianku terhadap-MuEngkau tetap menerima walaupun terkadang aku alpa, aku lupa. Aku silap dan khilaf menafsir makna setiap kurniaan dan dugaan. Namun begitu besarnya kasih-Mu….Engkau tetap melindungiku walaupun terkadang aku kalut merunggut ketika saat-saat lemahku datang. Aku tak pernah menafikan hak-Mu sebagai Khaliq walaupun terkadang terbuai dengan kesedihan yang amat perit.Ampunkan aku ya Allah apabila aku merintih nasibku di hadapan-Mu, kepada siapa lagi harus aku mengadu? Aku tidak pernah menyesali kewujudanku ini ya Allah… namun aku hanya hamba-Mu yang dhaif dan lemah. Adakalanya aku kurang kesabaran. Ada masanya aku goyah keimanan. Ada masanya aku terikut bisikan syaitan. Namun dengan limpah kasih sayang-Mu, Engkau menarikku kembali jauh daripada kesesatan.Dalam usia bagini….. aku ingin lebih dekat pada-Mu ya Rahman. Dalam usia yang makin jauh ini…. Aku ingin lebih merindui-Mu ya Rahiim. Dalam usia meniti senja ini aku ingin selaku mengabdikan diri sekudusnya terhadap-Mu. Dalam usia ubanan ini yang aku inginkan hanyalah ketenagan, kekusyukan beribadah, segala kesederhanaan dan kerendahan hati tanpa berhenti menghulur kasih kepada yang sudi.Ya Muhaimin…Pimpinanlah tangan hamba-Mu ini.. pimpinanlah hati hamba-Mu ini akan sentiasa berpijak ke atas jalan kebenaran.Ya Al Quddus… sebagai hamba-Mu yang hina dina, aku takkan mungkin mencapai sempurna, tapi kasihanilah aku… bimbinglah aku sentiasa agar aku mampu meniti Titian Silatulmustakim-Mu dengan tenang dan mudah tanpa cela.Ya Al Hakim…berilah aku kekuatan dan semangat serta ilham agar aku mampu terus membimbing anak-anak muridku yang sangat dahagiakan ilmu. Berikanlah aku keikhlasan yang jitu agar dapat aku mencurahkan ilmu yang engkau kurniakan kepada anak-anak didikku supaya lahir generasi masa depan yang terus mendokong perintah-Mu… Berilah aku kesabaran dalam menangani karenah generasi muda yang sangat mencabar keimanan dan kesabaranku… hulurkanlah aku kebijaksanaan agar aku mampu memacu kalam keinsanan hingga tiba masanya Engkau menjemputku pergi.Ya Allah…Sesungguhnya kematian itu benar…. Alam kubur itu benar…..Hari Pembalasan itu juga benar….Hari ini, semakin hampir aku kepada Alam Kematian…. Semakin dekat aku dengan Alam Kubur… semakin takut aku terhadap Hari Pembalasan… izinkan aku dalam usia yang semakin sedikit ini aku mengaut sebanyaknya himpunan pahala, untuk ku jadikan bekalan kehidupan yang tiada penghujungnya nanti.